Dalam
tawa ku bungkus jutaan duka. Bukan duka karna kamu pergi meninggalkan ku, tapi
duka karna kamu memilih untuk menjadi teman untukku. Hari tanpa matahari, gelap
tanpa ada cahaya. Aku hanya seekor salmon kecil yang kembali untuk mati. Kamu
tetap duduk dengan senyuman, tapi aku duduk dengan senyuman yang di balut
kekecewaan. Indah memang jika aku masih bisa
melihatmu tersenyum. Tapi cobalah sekali saja kau lihat bagaimana aku.
Berhenti Merawat Luka
Label:
Goresan Hati
Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran qolam (pena). Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al ‘Alaq: 1-5).
**
“karena menulis adalah caraku untuk menyapa seseorang, maka aku ingin menyapa seseorang yang kelak akan menyempurnakan agamaku. Seseorang yang entah siapa dan dimana saat ini. Menulis juga sebuah doa. Kalau dengan berdoa kita dapat melukis pangeran surga, kenapa kita harus ragu untuk berdoa?”
(fitriana lestari)
**
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menulis adalah obat segala kegelisahan yang menyelimuti hati
Ketika Zulaikha mengejar cinta Yusuf, semakin menjauh Yusuf darinya. Namun ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, Allah datangkan Yusuf kepadanya.

No comments:
Post a Comment