Cappucino Dalam Satu Harmoni

 Cappucino Dalam Satu Harmoni
Oleh  : Fitriana Lestari

Ini hanya secangkir kopi
Yang telah lekat diatas mejaku
Menemani risau dalam hati
Diantara rasa cinta  dan rindu

Secangkir kopi hangat
Harumnya terbawa uap
Bagai lintasan kabut-kabut
Melintas lewat dalam senyap

Bayang wajahmu melintas dalam angan
Inginku coba meraih wajah yang terbayang
Namun wajah itu seperti kabut kopi yang melayang
Ku tangkap, namun lenyap menghilang

Aroma cappucino yang perfecto
Irama rintik hujan dalam satu harmoni
Pahitnya rindu yang ku pendam
Bersama manisnya kenangan

Hingga diujung penantian
Dua rasa akan menyatu
Seperti gula dan kopi
Sebuah rasa dalam secangkir kopi


 

No comments:

Post a Comment

Menulis adalah obat segala kegelisahan yang menyelimuti hati

Ketika Zulaikha mengejar cinta Yusuf, semakin menjauh Yusuf darinya. Namun ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, Allah datangkan Yusuf kepadanya.