SURAT CINTA UNTUK IBU
Fitriana Lestari
Seseorang yang telah membawaku
kedunia,seseorang yang cinta kasihnya mengalir sejak aku belum terlahir
kedunia. Kasih sayangnya yang tak pernah pudar oleh waktu. Ya ibu,ibu yang tak
hanya mengandung,ibu yang tak hanya membawaku kedunia,tapi menemaniku dan menuntuku
menghadapi dunia,melewati gelap dan terangnya hari,melewati hujan dan panasnya
hari. Kini aku sudah beranjak dewasa,aku yang dulu adalah gadis kecilmu yang
selalu kau manjakan,yang selalu membuatmu kesal dengan kenakalan ku. Aku memang
tak bisa ada disamping setiap waktu ibu, karena kini aku harus menghadapi dunia
sendiri tanpa kau harus ada didekat ku.
Teringat ketika aku kecil
dulu,aku yang sering membuat ibu marah,aku yang selalu meminta ini dan itu,aku
yang hanya merengek ketika permintaanku tak kau penuhi. Namun,kau tetap sabar
mendidik ku ibu,kau tetap sabar untuk menjagaku. ibu yang selalu melarangku ini
dan itu,tak seharusnya aku marah dengan larangan ibu,seharusnya aku tau sejak
dulu bahwa larangan mu itu semata-mata hanya ibu tak mau aku melakukan hal yang
salah.
Ku tau ibu,apapun yang ku
lakukan,apapun yang ku berikan tidak akan pernah cukup dan mampu untuk membalas
jasa-jasamu. Namun ibu,percayalah ku selalu berusaha menjadi buah hati yang
dapat membuatmu tersenyum bangga memiliki anugerah dari Allah yaitu seorang
aku. Aku yang sewaktu ku kecil banyak merepotkan mu,banyak membuatmu
marah,membuat mu untuk terus sabar dan ikhlas menjagaku.
Kerja kerasmu,usahamu,sabarmu,ikhlasmu,doamu
untukku selalu menguatkan ku. Kau inspiransi ku ibu. Teringat akan masa laluku
yang tak seindah harapanku. Satu keputusan yang kuambil semua datang karna
inspirasi darimu ibu. Arti cinta tulusmu baru benar-benar kurasakan setelah ku
ambil keputusan ini. Kau tau ibu,aku pernah gagal aku pernah kecewa,namun kau
selalu menguatkan ku. Aku pernah takut menghadapi masa dewasaku,aku takut
dengan masalah ku. Aku takut saat kau akan jauh dariku,aku takut melangkah
tanpamu. Namun,karna kedewasaan ini aku mau tidak mau harus menghadapinya
sendiri. Bukan hal mudah untuk melangkah mengejar mimpi karna ku harus
melangkah jauh dan meninggalkan mu disana ibu.
Ibu,ketahuilah bahwa aku disini
mengejar mimpi dan harapan demu untuk menjadi buah hati yang mampu membuatmu
bangga memiliki ku. Meskipun ku tau ibu apapun yg ku lalukan apapun yang ku
berikan tak akan pernah mampu untuk membalas semua apa yang telah kau berikan
kepadaku. Namun ku selalu berusa agar aku tumbuh menjadi buah hati yang semakin
kau banggakan.
Teringat masa kecilku,kau peluk
dan kau manja indah nya saat itu membuatku merasa berbahagia saat nafas ku
berhembus disampingmu. Membuatku tak mau beranjak dewasa dan rasanya aku ada
dimasa kecil ku saja. Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu untuk ku
penuhi dimasa dewasaku.
Ku ingin menjadi yang terbaik bagimu,ku
sadari bahwa nasehat mu dan larangan mu adalah mahkota terindah agar aku tumbuh
menjadi manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa. Andaikan detik ini ku ada
disampingmu ku ingin ada dipelukmu dan andaikan detik ini ku mampu kembali
dimasa kecilku ku ingin kau manja hingga aku merasa aku hanya ingin kecil dan
tak mau beranjak dewasa.
Ku
ingin menuliskan surat cintaku untukmu ibu,menyampaikan sejuta rasa sayangku
untukmu dan ku buktikan ku mampu penuhi mau mu. Saat ku jauh darimu aku tak
sedetikpun melupakan mu,sejauh apapun aku jika suatu hari kau memnggilku untk
berada didekatmu aku akan datang menghampirimu ibu. Ibu dengarlah betapa aku
mencintaimu betapa aku merindukan mu dan betapa aku bahagia telah terlahir dari
seorang ibu yang luar biasa hebat untukku. Ku ingin mewujudkan sesuatu yang
pernah terlewati yaitu kebersamaan yang tak setiap hari ada. Karena kebersamaan
itu ada diwaktu aku kecil.
Saat ini memang aku tak ada
didekatmu,namun ketahuilah sesungguhnya aku ingin selalu ada didekatmu. Aku rindu
akan hangat pelukmu,rindu masakan darimu,rindu candatawamu,rindu semua
tentangmu ibu. Disini kutulis cerita tentangmu Nafas yang tak pernah terjerat
dusta Tekad yang tak koyak oleh masa Seberapapun sakitnya kau tetap penuh cinta
Ibu… Tanpa lelah kau layani kami Dengan segenap rasa bangga dihati Tak terbesit
sejenak fikirkan lelahmu Kau terus berjalan diantara duri-duri.
Terdiam sejenak dalam renungan..
Kala bayang wajahmu datang menyapa.. Waktupun berputar kebelakang membuka
memori kenangan kecilku Tetesan keringat dan air mata berjuang melawan maut..
Demi kehadiran sang buah hati Mendengar tangisan pertamaku jadi kebahagian tak
ternilai bagimu Saat ku mulai belajar berjalan kau dengan setia menjaga ku.
Terlihat senyum tulusmu Terasa
doamu yang tak pernah henti Tercipta kasih sayang tulusmu Tak akan tergantikan
Wahai kau wanita terhebat Kaulah segalanya untukku Di saat ku bahagia Air mata
kebahagiaan terpancar bersinar Di saat ku sedih Air mata doamu tiada pernah
berhenti Tiada pernah mengeluh Tiada pernah kecewa Tiada pernah lelah Jiwamu
sungguh indah akan kasih dan sayangmu.
Ingin rasanya aku mengirimkan
selembar surat cinta untukmu ibu disetiap hariku, selembar kata sayang,cinta
dan rindu. Ingin ku tuliskan kata-kata indah disetiap bangun tidurku dan ku
kirim kan kata indah itu untukmu yang saat ini jauh dariku. Namun apalah daya
aku tak mampu melakukan itu,yang ku mampu hanya memanjatkan doa disetiap
sujudku agar ku mampu bertahan saat jauh darimu. Aku memang tak mampu menjagamu
setiap detik,aku tak mampu menatapmu setiap menit,bahkan aku tak mampu
berbicara setiap hari dengan mu,dan bahkan aku tak juga mampu bertemu denganmu
disetiap bulanku. Namun ketahuilah ku mampu mengingatmu disetiap hembusan
nafasku ibu.
Terima kasih ibu.. kau telah
melahirkan ku kau telah menyusui ku kau telah memberiku kasih sayang dan kau
telah merawatku hingga aku dewasa Ibu kau tak pernah lelah untuk merawatku
hingga aku dewasa kau selalu ada untuk ku disaat aku merasa sendiri kau
penenang hati ku disaat aku gelisah kau selalu menasehatiku ketika aku salah.
Menuntunku manjadi buah hati yang kuat menghadapi dunia.
Akan ku Coba merangkai seluruh waktuku yang
tersisa Untuk memberi hari-hari bahagia untukmu ibu,Kaulah ibuku cinta kasihku.
Terima kasihku takkan pernah terhenti
Kau bagai matahari yang selalu bersinar Sinari hidupku dengan kehangatanmu
Ibu…
Aku masih ingat dan akan terus ingat sehingga akhir hayat dulu engkau banyak menderita ibu.
Ibu…
Aku masih ingat dan akan terus ingat sehingga akhir hayat dulu engkau banyak menderita ibu.
Biarpun kepahitan yang telah engkau rasakan
Tidakpun kau merasa jemu Mengasuh dan mendidik ku.
aku tidak tahu siapa aku tanpa mu Aku bahkan tidak tahu apa yang salah dari benar Kau selalu menjadi bagian dari diriku. malikat di dunia ku adalah ibuku.
aku tidak tahu siapa aku tanpa mu Aku bahkan tidak tahu apa yang salah dari benar Kau selalu menjadi bagian dari diriku. malikat di dunia ku adalah ibuku.
Ibu... Kasih sayangmu yang tak
pernah usai,tulus cintamu kan abadi sepanjang hidupku.

No comments:
Post a Comment